Gundukan tanah merah makam itu tampak masih segar. Di atasnya bertaburan bunga kamboja yang semerbak. Sebuah batu nisan berdiri sebagai simbol sakralitas dengan tulisan: "Beristirahat dengan tenang, Sang Realitas." Betul, Sang Realitas telah mati. Dan batu nisan itu dipahat oleh Yasraf Amir Piliang dalam karya mutakhirnya bertajuk Posrealitas: Realitas Kebudayaan dan Era Posmetafisika.
Bagi peminat teori posmodernisme, Yasraf Amir Piliang (YAP) adalah nama yang akrab didengar. Ia adalah salah satu...
selengkapnya di
sini