Blog Entrywhere have you been?Dec 3, '07 5:14 PM
for everyone
"Budaya membaca dan menulis masyarakat Indonesia sekarang jauh menurun jika dibandingkan dengan masa penjajahan Belanda. Keadaan ini, antara lain, disebabkan oleh orientasi pembangunan pemerintah yang terlalu bersifat materialistis." Demikian disampaikan penyair Taufik Ismail di Kantor Habibie Center, Jakarta, Senin (3/12). Berkat usahanya menumbuhkan minat baca dan menulis di kalangan pelajar sejak beberapa tahun terakhir, tahun 2007 ini Taufik mendapat anugerah Habibie Award untuk bidang budaya.

taken from Budaya Baca dan Menulis Turun Drastis

cum'on pak taufik, where have you been? kids are reading and writing more and more these days. not on paper, but on the internet. so use your habibie money to get a macbook and get connected. you will see the world in a lot different way.


22 CommentsChronological   Reverse   Threaded
tkmaia wrote on Dec 3, '07
he needs to blog ;p
merlyna wrote on Dec 3, '07, edited on Dec 3, '07
agree with your point.... i keep telling people in many presentations that one major phenomenon came with the internet is that indonesian youngsters read and (especially) write more than ever before....

perhaps we should create an MP account for him..
republic wrote on Dec 3, '07
i'm totally admired of late prof sujoko. he came from old generation but he was so savvy of internet.
merlyna wrote on Dec 3, '07
yes, prof sujoko was so e-literate! when he died, i missed at least one eccentric mail per day in my mailbox.
kucingkembar wrote on Dec 3, '07
puisi dia ada tu yang bikin gue jengkel banget.... isinya kalau nggak salah comberin soal reformasi, seolah-olah udah nggak ada lagi yang bisa dilihat positip di Endonesia....

Sapa kenal dia... suru jadi relawan 1001buku deh!!

(kucing ngasah cakar)
esduren wrote on Dec 3, '07
mungkin tULisaN y@nG s3p3rtI iNi (yg lumrah ditemukan di blog ABG) nggak dianggap "menulis" sama ybs.
robymuhamad wrote on Dec 3, '07
nggak heran dia lagi. mungkin dia itu "self-hating indonesian"

ini omongan dia sebelumnya yg juga ngelantur.
republic wrote on Dec 3, '07, edited on Dec 3, '07
btw, taufik ismail is very close to my father. his father adopted my father when my father lived in pekalongan for some time. he actually came to my wedding as wali. too bad he still lives in his ancient world.
robymuhamad wrote on Dec 3, '07
ada yang bilang, tanda suatu bangsa/negara sudah mulai maju ketika para budayawan nya makin banyak mengeluh bagaimana masa lalu lebih baik. so it's a good sign.
tkmaia wrote on Dec 3, '07
nggak heran dia lagi. mungkin dia itu "self-hating indonesian"

ini omongan dia sebelumnya yg juga ngelantur.
oh my God.. i just realized it's the same guy who wrote this! :D. yes.. he definitely needs to browse the net!
tkmaia wrote on Dec 3, '07
esduren said
mungkin tULisaN y@nG s3p3rtI iNi (yg lumrah ditemukan di blog ABG) nggak dianggap "menulis" sama ybs.
h@H@!
republic wrote on Dec 3, '07, edited on Dec 3, '07
ada yang bilang, tanda suatu bangsa/negara sudah mulai maju ketika para budayawan nya makin banyak mengeluh bagaimana masa lalu lebih baik. so it's a good sign.
hahaha....like your sarcasm
moyas wrote on Dec 4, '07
nggak heran dia lagi. mungkin dia itu "self-hating indonesian"

ini omongan dia sebelumnya yg juga ngelantur.
Jangan lupa baca follow-up debat mengenai posting ini :
rostati wrote on Dec 4, '07
Menarik nih buat bahan penelitian, bener gak sih nulis baca itu sebenernya gak nurun? Seberapa banyak sih orang Indonesia (baca anak) yang punya akses internet apalagi blog?
BTW, kalo udah ada yang pernah riset soal beginian kabar-kabari dong, japri aja capri_oci@yahoo.com
seblat wrote on Dec 4, '07
ponakan gw tiap hari baca dan nulis sms..
dianggep ga ya ma pak tua itu?
republic wrote on Dec 4, '07
rostati: mau dijadiin disertasi ya...???

seblat: sms mah bukan baca lagi. itu namanya komunikasi bung rahman....:)
merlyna wrote on Dec 4, '07, edited on Dec 4, '07
kalo baca benar2 belum tentu (bisa aja pura2 baca)...tapi kan sms itu pasti menulis lagi :)
republic wrote on Dec 4, '07
ya boleh deh...
mistymind wrote on Dec 4, '07
eh, mungkinkah ini disebabkan oleh faktor u alias usia? mungkin beliau merasa lebih tua dan mumpuni dibandingkan (tentu saja) anak-anak muda masa kini, jadinya beliau merasa berhak menilai tanpa benar2 melihat faktanya? iya tuh, suruh ngeblog dulu aja...
republic wrote on Dec 4, '07, edited on Dec 4, '07
banyak kok bapak2 yang udah berumur ngeblog. misalnya pak sarwono, atau pak budi sudarsono, atau roy suryo. intinya, observasi dulu yang benar baru bikin komentar....gitu lho
dhockto wrote on Dec 8, '07
mungkin yang dimaksud pak taufik itu membaca sastra..saya ragu apakah anak-anak sekarang yang melek internet pun membaca sastra...kesubtilan sastra lebih dalam maknanya dan getarnya ke proses pembentukan batin..hal yang menurut saya pribadi kadang sedikit muncul..kecuali seorang hacker mungkin...
zakiakhmad wrote on Jan 4
Lucu banget paragraf terakhir-nya, Mas Sul ini. Ketawa sambil guling-guling dibawah meja dulu ah.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help